Agrowisata Tekno 44

AGROWOSATA TEKNO 44

Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) merupakan kejadian atau bencana yg selalu terjadi setiap tahun di Indonesia, khususnya pada musim kemarau. Dalam 5 tahun terakhir, kebakaran terbesar terjadi pada tahun 2015. Berdasarkan data dari BNPB, bencana kebakaran tsb melanda 2,6 juta hektar hutan dan lahan pada bulan Jun hingga Okt 2015. Dari total luas yang terbakar, terdapat 33 persen atau seluas 869.754 hektar merupakan lahan gambut. Bank Dunia menaksir kerugian finansial dari kebakaran tersebut mencapai Rp 221 triliun.

Peristiwa Karhutla di wil Sumsel terjadi hampir setiap tahun. Hal ini disebabkan oleh banyaknya lahan terlantar atau lahan non produktif yang setiap tahunnya menjadi bahan baku kebakaran. Oleh karena itu revitalisasi lahan terlantar atau lahan non produktif mutlak harus dilakukan.

Berlokasi di Desa Gelebak Dalam Kec. Rambutan Kab. Banyuasin sekitar 30 Km dari Pusat Kota Palembang, saat ini dikembangkan Konsep Pemanfaatan Lahan Terlantar/Lahan Non Produktif dgn mekanisme revitalisasi utk menjadikannya lahan yang produktif

Korem 044/Gapo dalam mewujudkan Binter mencoba masuk ke wilayah ini berbaur dan kolaborasi dgn masy Desa setempat, secara kebetulan jejak Korem 044/Gapo sudah terpatri di Desa ini semenjak Tahun 2016 lalu.

 

VIDEO tentang AGROWISATA TEKNO 44